google-site-verification: google6804d4b5f273c8fa.html Dwi Agus Saputro: Materi Praktik DPK Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi SMK N 2 SURAKARTA Kelas X

Postingan Populer

Kamis, 29 Januari 2026

Materi Praktik DPK Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi SMK N 2 SURAKARTA Kelas X


(1) Menurut pengertian Anda :
a. Apa itu Komputer 
b. Apa itu Jaringan
c. Apa itu Telekomunikasi
d. Apa itu Jaringan Komputer 

(2) Apa tujuan dan alasan anda masuk Jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT)

(3) Bagaimana peran dukungan dari orang tua Bapak dan Ibu

                              Answer

(1) a. Komputer adalah suatu alat elektronik yang digunakan untuk menyimpan, mengambil, dan mengolah data.
b. Jaringan adalah sekelompok sel yang mempunyai bentuk dan fungsi yang sama.
c. Telekomunikasi adalah suatu pertukaran dengan media elektronik untuk semua jenis daya melalui berbagai macam teknologi.
d. Jaringan komputer adalah suatu jaringan yang terdapat dalam komputer dan menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya.

(2) Tujuan saya masuk Jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) adalah karena saya ingin mempelajari lebih dalam tentang jaringan komputer dan alasan lainnya karena saya minat sendiri.

Dasar Komputer

- Komputer bersedia dalam berbagai macam bentuk dan ukuran. Pengguna dapat memilih sesuai dengan keinginan dan penggunaan sendiri.

- Komputer Notebook, sering disebut "Laptop" ini sangat populer dengan menggunakan daya rendah. Namun semua komputer memiliki fungsi bagian yang sama.

- Semua komputer menggunakan monitor, sebagai peralatan penampil, ini contoh di atas : Cathode Ray Tube (CRT)

- Layar Datar LCD (Liquid Crystal Display) merupakan salah satu tipe Monitor.

- Keyboard merupakan peralatan masukan. Keyboard Laptop berada di bagian bawah.

- Mouse merupakan peralatan masukan. Beberapa keyboard mempunyai trackball yang berfungsi sebagai Mouse.

- Sebuah Sistem Unit (CPU). Sistem Unit (CPU) merupakan tempat dan peralatan penyimpanan dan peralatan transfer file, berada pada panel depan agar mudah dalam penggunaannya.

- CD
--> CD - Room : Baca CD
--> CD RW : Baca CD & Tulus CD
--> DVD - Room : Baca CD & Tulis CD
--> DVD - RW : Baca DVD, Baca CD, Tulis DVD, Tulis CD.

Sistem Komputer

INPUT       -> PROSES       -> OUTPUT
   ⬇️                   ⬇️                      ⬇️
Keyboard         CPU                Monitor
                           ⬇️
                     Processor     

1. Monitor
- CRT (Cathode Rays Tube)
dari 4 blok, yaitu video, vertikal, horisontal, dan power supply.
Kelebihan : Harga murah.
Kelemahan : Daya yang besar, panas yang cukup tinggi, bentuk fisik yang besar, memiliki radiasi yang cukup besar.
- LCD (Liquid Crystal Display)
LCD menggunakan cairan kristal khusus yang berpendar apabila dilalui oleh sinyal listrik sehingga menghasilkan bentuk dan warna.
Kelebihan : Daya yang rendah bentuk fisik yang ramping.
Kelemahan : Harganya mahal, komponen fisik yang amat rentan terhadap gangguan.

2. Printer
- Printer Do Matrix
Jenis ini disebut dengat Dot Matrix karena dari hasil cetakan yang dibentuk oleh hentakan jarum pada pita.
Tinta Printer ada 4 warna : Merah, Biru, Kuning, Hitam.

- Printer Inkjet
Kelemahan : Jarang dipakai bisa rusak karena inkjetnya kering, hasil print jika terkena air bisa luntur / hilang.

- Printer Laser Jet
Tintanya : Serbuk
Kecepatan / Kualitas cetakan lebih baik.

3. Plotter

4. Speaker --> Speaker Aktif : terdapat amflifayer
Speaker Pasif

5. LCD Proyektor

Procces Device
Komponen - Komponen Process Devices antara lain 

1. Processor 
Ada beberapa produsen processor untuk PC, seperti intel, AMD, Cyrlx dan Whincip IDT, Namun dalam modul ini kita menggunakan standard processor keluaran intel chord.

- Generasi Pertama
Pada generasi ini, intel mengeluarkan CPU 16 bit pertamanya yaitu Processor 8086 (1978)

- Generasi Kedua
Jenis Processor 80286 mode kerja baru 24 bit. Pada generasi ini, Intel merilis Processor 80286 (1982) yang juga merupakan processor 16 bit namun memiliki kemampuan yang lebih, utamanya dalam penanganan.

- Generasi Ketiga (32 bit)
Mampu bekerja secara multitasking. Intel meluncurkan Processor 80386 DX pada tanggal 17 Oktober 1985.

- Generasi Keempat
Pada generasi ini Intel mengeluarkan Processor 80486 DX (10 April 1989) merupakan chip yang tidak lengkap dengan dihilangkannya Match co processor.

- Generasi Kelima

• Intel
Pada tanggal 22 Maret 1993, Intel mengembangkan Pentium Classic (P54C), dimana processor ini mampu menjalankan lebih dari satu perintah tiap click clock. Sejak itu intel memproduksi dua macam Pentium yang bekerja pada sistem bus 60 MHz. Pada tanggal 8 Januari 1997, Intel memperkenalkan Processor Type MME.

• Cyrix
Cyrix 6X86 diperkenalkan pada 5 Februari 1996 dan merupakan tiruan pentium yang murah, namun terkenal dengan unjuk kerja yang buruk utamanya pada floating - point nya.

• Advanced Miceo Devices
Pentium - pentium AMD bersaing ketat dengan intel, utamanya dari kecepatan segi dan harga.

Pada tanggal 2 April 1997, AMD meluncurkan AMDx6 yang berunjuk kerja sedikit lebih baik dari Pentium.

Kecepatan bus yang digunakan pada processor ini adalah : 66 MHz (K6 - 226), 88 MHz (K6 - 2 - 226), 95 MHz (K6 - 2 333) dan K6 - 2 380) 100 MHz

Pentium Pro : 32 bit pada Windows atau OS/2. Processor ini menggunakan Socket & pada Motherboard.

Modul SEC
CPU dan cache
Clock Internal
PPGA
AMD K6 - 223
Pentium II Celeron A : Mendocino.
Catridge Celeron sesuai dengan Slot 1 dan bekerja pada bus sistem 66 MHz. Clock internal bekerja pada 266 atau 300 MHz
Pentium II Celeron A : Mendocino : Socket 370
Plastic Pin Grid Array (PPGA) memiliki 370 pin
Pentium II Xeon

Pada 26 Juli 1998 Intel mengenalkan catridge Pentium II yang diberi nama Xeon.

AMD
Pada generasi ini AMD mengenalkan AMD K6-3 yang merupakan K6 model 9 dengan nama sandi "Sharptooth" yang mungkin mempunyai cache 3 tingkat kecepatan clock Processor ini adalah 400 MHz dan 450 MHz.

INTEL
Pada generasi ini, Intel berupaya keras untuk menghadang laju AMD dengan mengeluarkan Processor Pentium 4 dengan kecepatan minimal 3,06 GH.

Spesifikasi Athlon :
- Memiliki clock 600 MHz pada versi pertama.
- Memiliki cache 12 mencapai 8 Mb (Minimum 512 Kb)
- Memiliki cache 11 sebesar 128 Kb
- Berisi 22 juta transistor (Pentium III mempunyai 9,3 Juta)
- Memiliki kecepatan ram hingga 200 MHz (Peningkatan hingga 400 MHz diharapkan kemudian)

Motherboard atau "Papan Ibu" dan biasa juga disebut dengan "Mainboard" adalah komponen terbesar yang terdapat dalam sebuah Procces Device. Fungsi Motherboard secara keseluruhan adalah tempat utama untuk memasang peripheral lan, seperti processor, memori, VGA Card, dan lain-lain.

Intel, Asus, Iwill, DFI, Gigabyte.

SOCKET PROCESSOR
Socket Processor berfungsi untuk menancapkan processor ke motherboard.

CHIPSET
Chipset berfungsi untuk mengontrol motherboard secara keseluruhan. Frekuensi bus, jenis processor, slot ekspansi dan kapasitas memori juga amat bergantung pada chipset seperti motherboard dan processor, chipset juga memiliki berbagai produsen dan jenis diantaranya = OPTI, UMC, All (Acer Laboratorium Inc), SS, VIA, Intel.

SLOT RAM
Terdapat beberapa jenis slot RAM diantaranya adalah DIP, 30 Pin, 72 Pin, dan 160 Pin serta slot RIMM untuk RDRAM.

A. Proses Bisnis Pada Bidang Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi
- Hardware
- Software

Alasan proses bisnis di bidang Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi

1. Mempermudah Cara Komunikasi,
2. Memberikan Pengetahuan Sumber Informasi,
3. Manajemen Data Sistem Informasi Manajemen,
4. Customer Relationship Management, dan
5. Aktivitas Bisnis Selama 24 Jam.

B. Merencanakan Kebutuhan Pelanggan Bidang Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi

(1) Bisnis Teknologi Web Development
(2) Bisnis Teknologi Startup Produk IT
(3) Bisnis Jasa Desain Grafis
(4) Jasa Penulis Artikel
(5) Bisnis SEO Konsultan
(6) Bisnis Teknologi Produk IT Aplikasi Mobile
(7) Contoh Produk IT Software
(8) Blogger Laman Menjual Ide
(9) Social Media Consulting, Contoh Jasa Produk IT Di Era Sosial Media
(10) Bisnis Teknologi Produk IT Solution

Jasa dan produk IT

(a) Perkembangan aplikasi pengolahan data
(b) Perkembangan Pengolahan data
(c) Penerapan Jaringan Komputer untuk Aplikasi di rumah
(d) Penerapan Jaringan Komputer dalam Perbankan

• Recourse Sharing
• Reabilitas Tinggi -> tidak mudah ditembus orang
• Menghemat Uang -> mengurangi orang yang bekerja secara manual
• Cepat dan Efisien
• Real Time : Tepat Waktu

C. Strategi Implementasi (Instalasi dan Konfigurasi Kepuasan Pelanggan)
- Melalui Keluhan & Saran
- Menyewa Jasa Ghost Shopping
- Analisis Mantan Pelanggan
- Survei Kepuasan Pelanggan -> Melalui Marketing

Alat / Penerapan
- Sensor yang digunakan
- Cara Kerjanya

1. Sensor Ultrasonik (Ultrasonic Sensor)  
- Sensor Ultrasonik adalah jenis sensor non-kontak yang dapat digunakan untuk mengukur jarak serta kecepatan suatu benda.

- Alat / Penerapan Sensor Ultrasonik, diantaranya 
1. Sensor Jarak Otomatis,
2. Pengukuran Ketinggian dalam Robotika, dan
3. Penggunaan dalam Alat Kesehatan.

- Sensor yang digunakan adalah Sensor Ultrasonik

- Cara Kerjanya : Sensor Ultrasonik bekerja berdasarkan sifat - sifat gelombang suara dengan frekuensi lebih besar daripada rentang suara manusia. Dengan menggunakan gelombang suara, Sensor Ultrasonik dapat mengukur jarak suatu objek (mirip dengan SONAR)

2. Sensor Akselerometer (Accelerometer)
  - Sensor Akselerometer adalah sensor yang mendeteksi perubahan posisi, kecepatan, orientasi, goncangan, getaran, dan kemiringan dengan gerakan indra.

- Alat / Penerapan Sensor Akselerometer, diantaranya. Sensor Akselerometer digunakan dalam berbagai aplikasi termasuk :
1. Ponsel Pintar (Smartphone),
2. Kendaraan dan Transportasi,
3. Perangkat Kesehatan Wearable,
4. Navigasi Inersial,
5. Pengukuran Getaran Struktural, dan
6. Industri Otomotif : Sistem Airbog

- Sensor yang digunakan adalah Sensor Akselerometer

- Cara Kerjanya : Sensor Akselerometer mengukur perubahan kecepatan atau percepatan dalam tiga arah berbeda untuk memahami gerakan atau perubahan posisi objek yang mereka pasang.

3. Sensor Cahaya (Light Sensor)  
- Sensor Cahaya atau Light Sensor adalah sensor analog yang digunakan untuk mendeteksi jumlah cahaya yang mengenai sensor tersebut.

- Alat / Penerapan Sensor Ultrasonik, diantaranya 
1. Ponsel Pintar,
2. Lampu Sensor Cahaya, dan
3. Kamera Digital.

- Sensor yang digunakan adalah Sensor Cahaya (Light Sensor)

- Cara Kerjanya : Sensor Cahaya atau Light Sensor bekerja dengan cara mendeteksi intensitas cahaya di sekitarnya.

4. Sensor Suara (Sound Sensor)  
- Sensor Suara adalah sensor analog yang digunakan untuk merasakan tingkat suara.

- Alat / Penerapan Sensor Suara (Sound Sensor), diantaranya 
1. Pengatur Suara (Sound Level Meter),
2. Sistem Pengawasan Keamanan, dan
3. Perangkat Elektronik Konsumen.

- Sensor yang digunakan adalah Sensor Suara (Sound Sensor)

- Cara Kerjanya : Sensor Suara (Sound Sensor) bekerja dengan mendeteksi perubahan dalam tekanan udara yang dihasilkan oleh gelombang suara.

Lambang K3

Arti (Makna) Tanda Palang
Bebas dari kecelakaan dan penyakit akibat kerja (PAK)

Arti (Makna) Roda Gigi
Bekerja dengan kesegaran jasmani dan rohani

Arti (Makna) Warna Putih
Bersih dan suci

Arti (Makna) Warna Hijau
Selamat sehat, dan sejahtera

Arti (Makna) 11 (sebelas) Gerigi Roda
Sebelas Bab Undang-Undang No 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.

Bentuk lambang berupa palang berwarna hijau dengan roda bergigi sebelas dengan warna dasar putih.

Baca Juga:

Pengertian K3

Filosofi (Mangkunegara)
Suatu pemikiran dan upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan jasmani maupun rohani tenaga kerja khususnya dan manusia pada umumnya, serta hasil karya dan budaya untuk menuju masyarakat adil dan makmur.

Keilmuan
Semua ilmu dan penerapannya untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja (PAK), kebakaran, peledakan, dan pencemaran lingkungan.

Dasar Hukum Penerapan K3 Di Tempat Kerja 
UU No 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja 
1. Tempat dimana dilakukan pekerjaan bagi suatu usaha.
2. Adanya tenaga kerja yang bekerja di sana.
3. Adanya bahaya kerja di tempat itu.

Permenaker No 5 Tahun 1996 Tentang Sistem Manajemen K3 Setiap perusahaan yang memperkerjakan 100 tenaga kerja atau yang mengandung potensi bahaya yang ditimbulkan oleh karakteristik proses atau bahan produksi yang dapat mengakibatkan kecelakaan kerja seperti peledakan, kebakaran, pencemaran lingkungan dan penyakit akibat kerja (PAK)

Permenaker No 4 Tahun 1987 Tentang Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3)

1. Tenpat kerja dimana pengusaha atau pengurus memperkerjakan 100 orang stau lebih.
2. Tempat kerja dimana pengusaha memperkerjakan kurang dari 100 orang tetapi menggunakan bahan, proses dan instalasi yang memiliki resiko besar akan terjadinya peledakan, kebakaran, keracunan dan pencemaran radio aktif.

Tujuan K3
Berdasarkan Undang-Undang No 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja

1. Melindungi dan menjamin keselamatan setiap tenaga kerja dan orang lain di tempat kerja.
2. Menjamin setiap sumber produksi dapat digunakan secara aman dan efisien.
3. Meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas Nasional.

Insiden K3
Kejadian yang berkaitan dengan pekerjaan dimana cedera, penyakit akibat kerja (PAK) ataupun ketatalan (kematian) dapat terjadi (termasuk insiden ialah keadaan darurat)

Kecelakaan Kerja
Insiden yang menyebabkan cedera, penyakit akibat kerja (PAK) ataupun ketatalan (kematian)

Nearmiss (hampir celaka)
Insiden yang tidak menyebabkan cedera, penyakit akibat kerja (PAK) ataupun ketatalan (kematian)

PENYEBAB KECELAKAAN KERJA

- Penyebab Dasar
1. Kurangnya Prosedur / Aturan
2. Kurangnya Sarana
3. Kurangnya Kesadaran
4. Kurangnya Kepatuhan

- Penyebab Tidak Langsung
1. Faktor Pekerjaan
2. Faktor Pribadi

- Penyebab Langsung
1. Tindakan Tidak Aman
2. Kondisi Tidak Aman

- Kecelakaan Kerja
1. Kontak dengan bahaya
2. Kegagalan Fungsi

- Kerugian
1. Manusia (Cedera, Keracunan, Cacat, Kematian, PAK)
2. Mesin / Alat (Kerusakan Mesin / Alat)
3. Lingkungan (Tercemar, Rusak, Bencana Alam)

- Kerugian Kecelakaan Kerja
Teori Gunung Es Kecelakaan Kerja

- Biaya Langsung
1. Biaya Pengobatan & Perawatan
2. Biata Kompensasi (Asuransi)

- Biaya Tidak Langsung
1. Kerusakan Bangunan
2. Kerusakan Alat dan Mesin
3. Kerusakan Produk dan Bahan / Material
4. Gangguan / Terhentinya Produksi
5. Biaya Administrasi
6. Pengeluaran Sarana dan Prasarana Darurat
7. Wajtu untuk Investigasi
8. Pembayaran Gaji untuk Waktu Hilang
9. Biaya Perekrutan dan Pelatihan
10. Biaya Lembur
11. Biaya Ekstra Pengawas
12. Waktu untuk Administrasi
13. Penurunan Kemampuan Tenaga Kerja yang Kembali karena Cedera
14. Kerugian Bisnis dan Nama Baik

Upaya Pencegahan Kecelakaan Kerja

- Identifikasi dan Pengendalian Bahaya Di Tempat Kerja
1. Pemantauan Kondisi Tidak Aman
2. Pemantauan Tindakan Tidak Aman

- Pembinaan dan Pengawasan
1. Pelatihan dan Pendidikan
2. Konseling & Konsultasi (Perbedaan : tujuan & pendekatannya)
3. Pengembangan Sumber Daya

- Sistem Manajemen
1. Prosedur dan Aturan
2. Penyediaan Sarana dan Prasarana
3. Penghargaan dan Sanksi

Bahaya K3

Pengertian
Semua sumber, situasi ataupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan cedera dan atau penyakit akibat kerja (PAK)

Sumber
1. Manusia
2. Mesin
3. Material
4. Metode
5. Lingkungan

Jenis
1. Tindakan
2. Kondisi

Faktor
1. Biologi (Bakteri, Virus, Jamur, Tanaman, Binatang)
2. Kimia (Bahan / Material / Cairan / Gas / Uap / Debu Beracun, Reaktif, Radioaktif, Mudah Meledak / Terbakar, Iritan, Korosif)
3. Fisik / Mekanik (Ketinggian, Konstruksi, Mesin  / Alat / Kendaraan / Alat Berat, Ruang Terbatas, Tekanan, Kebisingan, Suhu, Cahaya, Listrik, Getaran, Radiasi)
4. Biomekanik
Postur / Posisi Kerja, Pengangkutan Manual, Desain Tempat Kerja / Alat / Mesin)
5. Psikologi / Sosial (Stres, Kekerasan, Pelecehan, Pengucilan, Lingkungan, Emosi, Negatif)

Resiko K3

Pengertian
Potensi kerugian yang bisa diakibatkan apabila terdapat kontak dengan suatu bahaya. (Contoh : luka bakar, patah tulang, kram, asbetosis, dsb)

Penilaian dan Kategori
Perkalian antara nilai frekuensi dengan nilai keparahan suatu resiko

Pengertian

5R adalah cara / metode untuk mengatur / mengelola / mengorganisir tempat kerja menjadi tempat kerja yang lebih baik secara berkelanjutan.

Tujuan
Untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas tempat kerja

Manfaat
1. Meningkatkan produktivitas karena pengaturan tempat kerja yang lebih efisien,
2. Meningkatkan kenyamanan karena tempat kerja selalu bersih dan luas,
3. Mengurangi bahaya di tempat kerja karena kualitas tempat kerja yang bagus / baik, dan
4. Menambah penghematan karena menghilangkan pemborosan - pemborosan di tempat kerja.

Langkah - Langkah Penerapan 5R

Ringkas
1. Memilah barang yang diperlukan & yang tidak diperlukan
2. Memilah barang yang sudah rusak dan barang yang masih dapat digunakan
3. Memilah barang yang harus dibuang atau tidak
4. Memilah barang yang sering digunakan atau jarang penggunaannya

Rapi
1. Menata / mengurutkan peralatan / barang berdasarkan alur proses kerja 
2. Menata / mengurutkan peralatan / barang berdasarkan keseringan penggunaannya, keseragaman, fungsi dan batas waktu
3. Pengaturan tanda visual supaya peralatan / barang mudah ditemukan

Resik
1. Membersihkan tempat kerja dari semua kotoran, debu, dan sampah
2. Menyediakan sarana dan prasarana kebersihan di tempat kerja
3. Meminimalisir sumber-sumber sampah dan kotoran
4. Memperbaharui / memperbaiki tempat kerja yang sudah usang / rusak (peremajaan)

Rawat
Mempertahankan 3 kondisi di atas dari waktu ke waktu

Rajin
Mendisiplinkan diri untuk melakukan 4 hal di atas

ASSEMEN FORMATIF
Jawablah pertanyaan berikut ini dengan jawaban yang benar!

1. Jelasnan perbedaan IPv4 dan IPv6!
2. Sebutkan jenis-jenis sensor yang bisa dimanfaatkan dalam teknologi IOT!
3. Apa kelebihan jaringan menggunakan fiber optic?
4. Kapan diperlukan teknologi cloud computing?
5. Jelaskan yang dimaksud dengan Information Security!

Answer

1. Alamat IP versi 4 (atau IPv4) adalah versi keempat dari Protokol Internet (IP). Ini adalah salah satu protokol inti dari metode internetworking berbasis standar di internet dan jaringan packed - switched lainnya. IPv4 adalah versi pertama yang digunakan untuk prodyksi di ARPANET pada tahun1983 sedangkan IPv6 adalah versi terbaru dari Protokol Internet, protokol komunikasi yang menyediakan sistem identifikasi dan lokasi untuk komputer di jaringan dan merutekan lalu lintas di internet. Perbedaannya IPv6 memiliki alamat 128-bit (lebih besar) dibandingkan dengan IPv4 yang memiliki alamat 32-bit, memberikan lebih banyak alamat IP untuk mendukung pertumbuhan internet dan menyediakan fitur keamanan serta manajemen lalu lintas yang lebih baik.

2. Jenis - Jenis Sensor yang bisa dimanfaatkan dalam teknologi IOT

- Sensor Cahaya
Sensor analaog yang digunakan untuk mendeteksi jumlah cahaya yang mengenai sensor tersebut (Light Sensor)

- Sensor Suara
Sensor analog yang digunakan untuk merasakan tingkat suara (Sound Sensor)

- Sensor Tekanan
Sensor yang digunakan untuk mengukur jumlah tekanan yang diterapkan pada sebuah sensor (Presure Sensor)

- Sensor Suhu
Sensor tersedia secara luas baik dalam bentuk sensor digital maupun analog (Temperature Sensor)

- Sensor Ultrasonik
Jenis Sensor non kontak yang dapat digunakan untuk mengukur jarak serta kecepatan suatu benda (Ultrasonic Sensor)

- Sensor Giroskop
Sensor yang digunakan untuk merasakan dan menentukan orientasi dengan bantuan gravitasi bumi (Gyroscope Sensor)

- Sensor Efek Hall
Sensor yang dapat mengubah informasi magnetik menjadi sinyal listrik untuk pemrosesan rangkaian elektronik selanjutnya (Hall Effect Sensor)

- Sensor Kelembaban
Sensor yang digunakan untuk mendeteksi tingkat kelembaban suatu lokasi (Humidity Sensor)

- Sensor Beban (Load Cell)
Jenis Sensor yang digunakan untuk mengukur berat (Load Cell)

- Sensor PIR
Sensor Inframerah Pasif ini digunakan untuk mendeteksi gerakan manusia, hewan, atau benda

- Sensor Gas
Perangkat yang digunakan untuk mendeteksi adanya gas konsentrasi gas pada suatu tempat

- Akselerometer
Sensor yang mendeteksi perubahan posisi, kecepatan, orientasi, goncangan, getaran dan kemiringan dengan gerakan indra.

3. Kelebihan Jaringan Fiber Optic
- Kapasitas Pengiriman Data Lebih Besar,
- Mampu Mentransmisikan Data Jarak Jauh,
- Tidak Perlu Khawatir Terjadi Korsleting Listrik,
- Sinyal Tetap Bagus di Segala Cuaca, dan
- Kecepatan Relatif Stabil dan Kencang.

4. Teknologi Cloud Computing diperlukan ketika organisasi atau individu ingin menyimpan, mengelola, dan mengakses data atau aplikasi melalui internet, daripada menggunakan sumber daya komputasi lokal. Ini bertujuan untuk meningkatkan skalabilitas, fleksibilitas, dan efisiensi, serta mengurangi biaya infrastruktur. Penggunaan cloud computing umumnya dianjurkan dalam skenario seperti penyimpanan data online, pengembangan perangkat lunak, analisis data, dan penyediaan layanan daring.

5. Keamanan Informasi, sering disingkat (Information Security) adalah sekumpulan prosedur dan alat keamanan yang secara luas melindungi informasi perusahaan sensitif dari penyalahgunaan akses tidak sah, gangguan, atau penghancuran. Information Security mencakup keamanan fisik dan lingkungan kontrol akses, dan keamanan cyber.

Proses bisnis adalah sekumpulan aktivitas yang dirancang untuk menyelesaikan tujuan tertentu sebuah organisasi seperti pelanggan dan pasar karakteristiknya, seperti memiliki tujuan, memiliki input tertentu, memiliki output, menggunakan sumber daya, memiliki sejumlah aktivitas yang dilakukan dalam suatu urutan, dapat memengaruhi lebih dari satu unit organisasi, dan menciptakan suatu nilai untuk konsumen.

Jenis-jenis proses bisnis, antara lain prosesor operasional, proses dukungan, dan proses manajemen.

Tahapan dalam proses bisnis ada 4, yaitu tahap standardisasi, tahapan management, tahapan business, dan tahapan proses.

Budaya mutu merupakan sistem nilai dari sebuah organisasi yang menghasilkan keadaan lingkungan yang kondusif dalam pembentukan perbaikan yang berkelanjutan dalam segi mutu.

Teknologi pada Perangkat Jaringan Komputer dan Telekomunikasi

1. Teknologi 5G -> nirkabel generasi ke-5. Dengan 5G, data yang ditransmisikan melalui tautan broadband nirkabel dapat berjalan dengan kecepatan multi-gigabit, dengan perkiraan potensi kecepatan puncak hingga 20 giga bit per detik (Gbps)

Teknologi 5G telah dimodifikasi untuk menggunakan ponsel dengan bandwidth sangat tinggi. 5G adalah WLAN packet switched dengan cakupan area yang luas dan throughput yang tinggi, menggunakan gelombang militer untuk memungkinkan transfer data lebih dari 100 Mbit/s dengan mobile penuh dan mencapai lebih 1 Gbit/s dengan mobilitas rendah.

1G = AMPSCOPD, C-NETs, NMT, TACS (1981)
2G = GSM, IS-95A, IS-138, PDC (1990)
2.5G = GPRS, HSCSD, IS-958 (2000)
3G = EDGE, CDMA 2000, TD-CDMA, WCDMA, LEEE, 202-18o (2001)
3.5G = CDMA, 1xEV-DO, 1XEV-DV, HSDPA, HSPA+ (2008)
3.75G = LTE Rel 8 (2010)
4G = LTE Rel 10, LEEE 802.18m (2015)
5G = 3GPP, IEEE

2. Microwave Link
Karakteristik utama dari tautan termasuk efisiensi spektral tinggi (256 QAM, 1024 QAM, 2048 QAM, dan 4096 QAM), Automatic Transmit Power Control (ATCP), dan Adaptive Coding and Modulation (ACM)

Tujuan utama dan perencanaan microwave link adalah untuk memastikan bahwa jaringan microwave dapat beroperasi dengan kinerja yang tinggi.

Berikut ini komponen utama dari sebuah microwave link
a. Indoor unit (IDU)
b. Outdoor unit (DOU)
c. Antena
d. Waveguide
e. Menara

3. IPv6
Dikembangkan oleh Internet Energineering Task Force (IETF) untuk memecahkan masalah berkurangnya IPv4. IPv6 adalah 128-bit dengan ruang alamat 2¹²⁸ yang jauh lebih besar dari IPv4

ABCD : EFOI 2435 : 6789 : ABCD B201 : 5482.028 = 16 Bytes

Microwave link banyak digunakan untuk menghubungkan jaringan IP digital modern dengan kapasitas hingga 6 Gbps ke atas.

IPv6 dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF) menggunakan representasi Calon Hexa

Fiber optic adalah gelombang dielektrik yang dapat membawa energi cahaya dan informasi.

IOT adalah perkembangan teknologi yang menggunakan berbagai macam software dengan tujuan bisa saling berkomunikasi, mengendalikan, menghubungkan, dan bertukar data dengan memanfaatkan internet

Data Center adalah lokasi terpusat yang sederhana di mana peralatan komputasi dan jaringan dipusatkan untuk mengumpulkan, menyimpan, memproses, mendistribusikan, atau mengakses data dalam jumlah besar

Cloud Computing berarti bahwa semua perangkat keras dan perangkat lunak komputer yang kita gunakan tidak ada di desktop atau jaringan lokal, tetapi biasanya disajikan sebagai layanan oleh perusahaan lain dengan cara yang benar - benar baik dan akan diakses melalui internet

Keamanan operasinya yaitu physical security, personnel security, operation security, communication security, network security, dan information security 

Isu implementasi teknologi jaringan telekomunikasi akses terhadap internet, cross border, data flows, perlindungan terhadap Hak Kekayaan Intelektual serta performance requirements & non-discrimimation rules

Prinsip - prinsip dasar tertentu perlu diikuti agar sistem dapat diandalkan ketika mengembangkan program keamanan informasi, yaitu kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan

Pengujian penetrasi aplikasi web adalah teknik yang digunakan untuk memverifikasi kerentanan dalam aplikasi web

Metode pengujian penetrasi aplikasi web biasanya meliputi pengalaman, keterangan - keterangan (aksitektur web, kebocoran keterangan, integrasi layanan web & keterangan terkait lainnya buat menaruh pedoman pada penguji), pemasangan indra percobaan, memahami firewall & protokol keamanan lainnya, pengujian validasi data, pengujian proteksi terkait enkripsi, pengujian nalar usaha & sisi klien, pembuatan laporan pengujian & saran perbaikan, serta pengujian ulang dan pencarian celah serangan.

Tugas dari Telecommunications Network Engineer adalah merancang, mengimplementasikan, dan mengelola berbagai jaringan telekomunikasi yang digunakan dalam suatu organisasi

Beberapa jenis profesi di bidang jaringan komputer dan telekomunikasi, antara lain = Computer Support Specialist, Database Administrator, Electrical and Electronics Engineer, Information Manager, IT Project Manage, Network Administrator, Network Security Consultant, Software Developer, Software Product Manager, System Engineer, Technical Writer, Telecommunications Network Engineer, Web Developer, dan lain-lain

Job Profile adalah alat operasional untuk memperjelas tugas, menghindari tugas yang diabaikan, meminimalkan konflik tugas karena pembagian tugas yang tidak setara menduplikasi tugas kerja

Informasi yang harus ada pada job profile, antara lain identifikasi pekerjaan (job purpose), uraian pekerjaan (job description), dimensi pekerjaan (job dimension), dan lain-lain

Manfaat job profile, yaitu recruitment & selection, compensation, training & development, dan performance evalution

Technoplanner adalah orang-orang yang selalu mencari peluang dan mewujudkannya dalam bentuk dan layanan untuk memaksimalkan keuntungan dan mengembangkan bisnisnya

Langkah-langkah untuk menjadi technoplanner sukses meliputi membangun sebuah tim, meningkatkan keterampilan pemecahan masalah, dan keputusan tentang strategi akhir

Jika passion memberi kita mimpi, vision kita membangun jalan untuk mencapai mimpi itu. sementara itu, mission mengacu pada tujuan jangka pendek

Personal branding adalah proses membangun persona publik kita untuk audiens target kita

Manfaat membangun personal branding adalah pengembangan kepercayaan, membangun koneksi, membangun kredibilitas, keuntungan dalam keyakinan, dan memiliki authenticity

Peluang usaha adalah kesempatan yang dimiliki oleh seseorang untuk mencapai tujuan

Ciri-ciri peluang usaha yang potensial meliputi memiliki nilai jual, tidak termasuk bisnis musiman, bisa bertahan lama, memberikan keuntungan menjanjikan, modal tidak terlalu besar, serta bisa berinovasi atau ditingkatkan skalanya menjadi industri

Hal-hala yang harus dipertimbangkan dalam membangun peluang usaha, yaitu mengikuti minat (passion) dan bakat, bersifat online melakukan riset kompetitor bisnis, fokus pada tujuan dan prinsip kerja, serta mengelola dan memanfaatkan modal dengan baik

Beberapa peluang usaha di bidang IT yaitu membuka kursus online, jasa pembuatan website, jasa service komputer / PC, jasa translator, bisnis teknologi start up produk IT, bisnis desain grafis, jasa penulis artikel online, menjadi konsultan SEO, menjadi konsultan IT, berjualan produk IT (aplikasi mobile, software, tema blog), social media consulting (jasa produk IT di era sosial media), bisnis teknologi produk IT solution (pemasangan CCTV, alam keamanan, jasa service prangkat IT, penjualan software, dan lain - lain.

K3LH bertujuan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan para pekerja sehingga terciptalah rasa aman dalam melakukan pekerjaan di lingkungan tempatnya bekerja

Hal yang perlu diperhatikan untuk menghindari kecelakaan kerja menurut Joint Industrial Safety Council ILO, yaitu peralatan teknis, manusia, dan kondisi tempat kerja

Perlengkapan APD meliputi helmet, safety glasses, masker mulut, earplug, high visibility, safety belt, sarung tangan, dan safety shoes

Ada dua jenis risiko pekerjaan, yaitu penyakit akibat pekerjaan dan kecelakaan kerja

Tindakan yang harus dilakukan jika mengalami keadaan darurat, yaitu segera menghentikan semua pekerjaan, menghindari kepanikan dan mengikuti semua petunjuk yang diberikan oleh petugas

Prinsip dasar dalam melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan di tempat kerja, antara lain pastikan Anda bukan menjadi korban berikutnya; menggunakan metode pertolongan yang cepat, mudah, dan efisien, serta mencatat semua usaha pertolongan yang telah dilakukan

Fasilitas P3K yang disarankan meliputi ruang P3K lengkap dengan isinya, alat evakuasi, petugas P3K, dan fasilitas tambahan (sesuai dengan risiko di tempat kerja)

Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI No.9 Tahun 2016 Tentang Keselamatan Kerja (K3) bekerja di ketinggian, menjelaskan bahwa jika tempat kerja memiliki jarak yang tinggi dari tanah atau berada di kedalaman tertentu di bawah tanah atau cair, kegiatan ini termasuk dalam kegiatan bekerja di ketinggian 

Prosedur yang harus diperhatikan ketika bekerja di ketinggian, yaitu perencanaan keamanan dan keselamatan pekerja, prosedur kerja yang benar teknis bekerja aman, mengenakan APD, serta tenaga kerja yang berkompeten

Budaya kerja adalah suatu sistem makna yang terkait dengan kerja, pekerjaan, interaksi kerja, yang disepakati bersama, dan digunakan dalam kegiatan kerja sehari-hari

Faktor pendukung meningkatkan produktivitas kerja, yaitu kemauan kerja yang tinggi, lingkungan yang nyaman, jaminan sosial yang memadai, dan kemampuan kerja yang sesuai dengan isi kerja

Fasilitas pendukung secara fisik dalam penerapan budaya kerja industri yaitu poster, rambu-rambu, peralatan pendukung, APAR, tempat cuci tangan dan petunjuk arah

Tipe budaya kerja menurut Cameron dan Quin adalah budaya kekuasaan (power culture), dan peran (role culture), pendukung (support culture), dan orang (people culture)

Istilah 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) atau dalam bahasa Jepang disebut 5S (Seiri, Seiso, Seiton, Seiketsu, Shitsuke) berarti cara untuk mengatur atau mengelola tempat kerja yang lebih baik.

Tahapan sikap kerja 5R meliputi dipaksa, terpaksa, bisa, biasa dan budaya

Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi
X-TJKT - SEMESTER 2

Dasar - Dasar Jaringan Komputer dan Telekomunikasi
Media - Media Jaringan Komputer dan Telekomunikasi
Alat Ukur Jaringan Komputer dan Telekomunikasi

Materi

1. Personal Komputer
- Hardware (Input Device = Keyboard, Mouse, Scanner, Barcoderader, Lightcam, Webcam, Heandset)

1. Hardware
a) Input device
(1) Keyboard, dst.
b) Processor device
(1) Processor
- CU (Central Unit)
- ALU (Aritmathic Logic Unit)
- RU (Register Unit)
- MB (Motherboard)

Bagian - Bagian dari Motherboard = 11 Bagian

- Nortbridge
- Heatsink
- Soutbridge
- CMIS
- AGP Slot
- CPU Socket
- CPU Fan
- ATV Power Connector
- Socket Memori
- Slot IDE / SATA
- Konektor Power Supply Unit
- Slot RAM

2. VGA
C) Output Device
(1) Monitor
- Crt
- Lcd
- Led
- Plasma
(2) LCD Proyektor
(3) Printer
- Dot Matrix
- Inkjet
- Laser Jet
- Thermal Printer

4) Speaker
D. Storage Device
(1) RAM
(2) Hardisk
(3) Flashdisk
(4) Cd/Dvd
(5) Memory Card

E. Power Supply

F. Casing

2. Software 
System Operasi 
- (Windows 10, 11, 12)
- text = Linux, Freebsd

Program Aplikasi (sesuai dengan kebutuhan)
(1) Office = Microsoft Excel, Microsoft Word dan Microsoft Power Point
(2) Corel, Photoshop
(3) Canva, Auto

TIPE PEMASANGAN KABEL UTP

-> Ada 2 jenis tipe pemasangan UTP pada konektor RJ-45 yaitu type straight dan cross

a. Tipe Straight
- Kedua ujung kabel memiliki urutan yang sama sesuai dengan standar EIA/TIA 586
- Digunakan untuk Menghubungkan =
• Computer dengan switch
• Computer ke HUB
• Computer dengan LAN pada modem cable/DSL
• router dengan LAN pada modem cable/DSL

b. Tipe Cross
- Ujung kabel yang satu menggunakan urutan standart EIA/TIA 586 A dan ujung satunya lagi menggunakan urutan kabel TIA/EIA 586 B
- Digunakan untuk Menghubungkan =
• Computer dengan computer
• Switch/Hub dengan switch/hub
• Computer dengan router

Cara Pemasangan Kabel ke Konektor
1. Memotong kabel dengan panjang yang dibutuhkan. Maksimal untuk kabel ini panjangnya adalah 100m
2. Kemudian kulit kabel dikupas dengan Cramping untuk 2 mata pisau sehingga keliatan 8 warna berbeda dari kabel
3. Kemudian kabel-kabel diluruskan dan diurutkan sesuai susunan yang sudah ditentukan
4. Lalu dipotong agar panjang kabelnya sama dan terus dipertahankan sampai kabel dimasukkan ke dalam konektor
5. Setelah kabel masuk ke dalam konektor lalu kabel ditekan ke dalam konektor

Cara Penggunaan dan Perhitungan Multimeter

A. Mengukur tegangan DC
1. Atur selektor pada posisi DCV (arus searah, mengukur baterai)
2. Pilih skala batas urut berdasarkan perkiraan besar tegangan yang akan diukur, jika tegangan yang dicek sekitaran 12 volt maka atur posisi skala dibatasi ukur 50 volt
3. Untuk mengukur tegangan yang tidak diketahui bersama maka atur batas ukur pada posisi tertinggi supaya tidak rusak
4. Hubungkan atau tempelkan proble multimeter ketitik tegangan yang akan dicek, provle merah pada posisi (+) dan proble hitam pada titik (-) tidak boleh terbaik
5. Baca hasil ukur Pada Multimeter

B. Mengatur Tegangan AC
1. Atur selektor pada posisi ACV
2. Pilih skala batas ukur. Jika tegangan yang dicek 12 volt maka atur posisi skala dibatas ukur 50 volt
3. Jika mengukur tegangan yang tidak diketahui maka atur pada posisi tertinggi
4. Hubungkan proble multimeter ke tegangan yang akan dicek
5. Baca hasil ukur pada multimeter

C. Mengukur Ampere
1. Atur selektor pada posisi DCA
2. Pilih skala batas ukur berdasarkan perkiraan arus yang akan dicek misal sekitar 100mA makan atur skala batas ukur di 250mA
3. Perhatikan batas maksimal kuat arus yang mampu diukur oleh multimeter karena jika melebihi batas maka sekring akan putus dan multimeter rusak
4. Pemasangan probe multimeter tidak sama dengan saat pengukuran tegangan DC dan AC karena mengukur arus berarti kita memutus salah satu hubungan catu daya ke beban yang akan dicek arusnya
5. Hubungkan probe multimeter merah pada output tegangan (+) pada input tegangan (+) dari rangkaian yang akan dicek
6. Baca hasil ukur pada multimeter 

D. Mengukur Resistensi
1. Pastikan multimeter sudah dalam mode pengukuran resistensi
2. Marikan sumber daya pada rangkaian yang akan diukur
3. Hubungkan probe pada benda yang akan diukur resistensi nya
4. Jika mengukur resistensi pada resistor atau komponen lain diluar rangkaian, pastikam resistor tersebut tidak terhubung dengan sumber daya apapun
5. Baca hasil pengukuran pada multimeter

Cara penghitungan pada multimeter

Angka skala × pemilih
Skala maksimal

Baca Juga:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MATERI PEMBELAJARAN JARINGAN KOMPUTER SMK/MAK KELAS X, XI

DWI AGUS SAPUTRO Baca Juga: DUCK SYNDROME - DWI AGUS SAPUTRO 2025 ...